Silaturahmi Lembaga Adat Melayu Belitong dengan KSPN

avatar Teguh Trinanda
Teguh Trinanda
doc. acara
doc. acara

EXPLOREBABEL, TANJUNGPANDAN -- Senin, (19/04/2021) Kegiatan Silaturahim LAMBEL ( Lembaga Adat Melayu Belitong ) Kabupaten Belitung dengan TIM KSPN ( Kawasan Strategis Pariwisata Nasional ) di Rumah Adat Melayu Belitong yang mana silaturahmi ini bertujuan bersama - sama untuk mengangkat Adat Budaya menuju Masyarakat Beradab dan Lingkungan Hidup yang lestari. Jangan sampai alam marah, dan murka ketika kondisi sudah tidak lagi seimbang maka pasti akan timbullah bencana.

Pada silahturahmi tersebut Ketua LAMBEL Drs. H. Abdul Hadi Adjin menyampaikan bahwa LAMBEL memiliki tiga tugas pokok utama yaitu :
1. Melestarikan Adat Budaya Melayu Belitong,
2. Menjaga Kelestarian Lingkungan Hidup,
3. Menjadi Pengayom dan Jembatan antara Masyarakat dan Pemerintah dalam hal ikut menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada.

Selain tiga tugas pokok tersebut, LAMBEL Kabupaten Belitung memiliki DUA POKJA ( Kelompok Kerja ) yaitu :
1. POKJA Advokasi Hukum,
2. POKJA Antar Lembaga.

Dan ada beberapa program pelestarian Adat Budaya Melayu Belitong yang sudah ada di Kabupaten Belitung seperti :
1. TK / PAUD Nuansa Adat Melayu Belitung,
2. Pasar Manggis Nuansa Adat Melayu Belitung,
3. Rock and Wreck Dive Resort / Resort atau Hotel Nuansa Rumah Adat Melayu Belitung.

"Nilai Estetika dari Adat Budaya harusnya bisa terus terjaga jangan sampai ditinggalkan, karena ini akan menunjang pembangunan sektor pariwisata di Pulau Belitong, Cerita Adat Budaya Lokal haruslah bisa tergambarkan dengan nyata lewat karya-karya yang masih sama-sama dijaga sebagai suatu kekuatan penunjang pembangunan di sektor pariwisata, untuk itulah TIM KSPN sesuai amanat Presiden RI dibawah KEMENKO MARVES, KEMEN PUPR, KEMENPARBAREKRAF, KEMENKOP RI dalam waktu dekat akan merealisasikan program pembangunan 20 unit Home Stay Nuansa Adat Melayu Belitong dan 70 unit bedah rumah yang berlokasi di dua tempat yaitu Desa Keciput dan Desa Tanjungtinggi ( Kampung Homestay ), TIM KSPN Membutuhkan Penasehat Budaya yang akan segera dibuatkan Surat Keputusan (sebanyak 4 orang) dan beberapa orang yang sifatnya sebagai nara sumber. Saat ini tahapan dan proses yang ada, sudah pada tahap Design dan Data calon penerima bantuan dan In Syaa Allah akan dilaksanakan pembangunan di tahun 2021" ungkap M.Sahwidin Ridho (PPK Pariwisata) dari TIM KSPN

Koordinator TA TIM KSPN Siti Hasanah juga menyampaikan "Dengan melihat fakta yang ada sepertinya sudah terjadi pergeseran Budaya di Belitung, pengurus LAMBEL pun menjawab bahwa pada saat ini, memang di tengah Masyarakat sudah tidak terlihat lagi Adat Budaya Melayu Belitong. Ini karena memang sedikit banyaknya sudah terpengaruh akan budaya modern. Fakta yang terjadi, Masyarakat saat ini memang sudah terlihat meninggalkan, terkikis dan hampir punah Adat Budaya Melayu Belitong, untuk itu pengurus LAMBEL berupaya untuk mengangkat 'Batang Terendam' ini, salah staunya yang In Syaa Allah akan segera diterbitkan adalah Karya Buku.

Di silaturahmi ini Achmad Hamzah (Wakil Ketua) LAMBEL juga menceritakan zaman dahulu, Rumah Adat Melayu Belitong juga berfungsi sosial terutama untuk upacara adat yaitu 'Begawai'. Rumah Adat Melayu Belitong Dengan filosofi 'Tiga aturan Syariat Islam' yaitu terbagi kedalam tiga segmen. 'Teras' depan tempat untuk berkumpul laki-laki, 'Tengah Rumah' tempat berkumpul khusus perempuan, 'Dapur' panggung besar tempat berage atau meracik makanan (memasak). kemudian ada los ukuran kecil setelah ruang temgah untuk tamu tidak resmi.

Kaidah-kaidah aturan dalam folosi 'Rumah Adat Melayu Belitong' lebih merujuk pada ornamen-ornamen 'Adat Melayu Riau', salah satunya filosofi pucuk rebung (Bambu). Saat ini di Pulau Seliu yang masih ada beberapa Rumah Adat Melayu Belitong.

Payung Lilin tiga tingkat menjadi keharusan dalam bagian Rumah Adat Melayu Belitong, filosofi payung lilin ini menggambarkan tiga tugas pokok laki-laki yaitu : 1. Imam, 2. Menjaga hubungan Silaturahim (Habluminannas), 3. Menjaga lingkungan sekitar.

Adapun Pengurus LAMBEL yang berkesemapatan hadir adalah Ketua LAMBEL Belitung Drs. Abdul Hadi Adjin, dan pengurus LAMBEL diantaranya Achmad Hamzah (Wakil Ketua), Ismail Mihad (Sekretaris), Karseno (Bendahara), anggota Pokja Hukum Teguh Trinanda S,H dan dari Tim KSPN (Kawasan Strategis Pariwisata Nasional) yang hadir adalah M.Sahwidin Ridho (PPK Pariwisata) bersama tenaga ahli diantaranya koordinator tim ahli KSPN Siti Hasanah, Inggar Rayi A (tenaga ahli KSPN), Trias J (Konsultan Individu) KSPN) , Reky Surya D (tenaga ahli KSPN), Deni A (Konsultan individu KSPN), Fauzan Halliqsyah (Tenaga Ahli KSPN). (TR)